Selasa, Juni 11, 2013

BELAJAR MENJAHIT







teori menjahit I


hai, hai...sudah siap untuk berlatih menjahit?kalo sudah, mari siapkan buku tata busanamu (tempat untuk menulis ukuran badan, rumus, dan menempelkan kertas dorslag),pensil, penggaris, skala 1:4,penghapus, dan pena.oke, mari kita mulai.






berikut adalah daftar ukuran tubuh manusia, atau bisa dibilang tempat biasa kita mengukur tubuh seseorang guna sebagai tolak ukur dalam membuat pakaian,rok atau semacamnya.






jika semua sudah dibaca dan dipahami mari kita mulai membuat pola dasar badan:


sebagai contoh saya berikan ukuran pola dasar badan






lingkar badan : 90 cm


lingkar leher: 36 cm


lingkar pinggang: 70 cm


panj. punggung: 38 cm


leb.punggung: 36 cm


leb.muka/dada: 34 cm


leb bahu: 12 cm


panj.baju total: 70 cm


tinggi dada/kupnat: 12 cm






setelah melihat ukurannya mari mulai membuat pola dengan menggunakan rumus berikut:


1. pola bagian depan


A-B: panjang punggung =38 cm


A-C: 1/2 panjang punggung +2 cm = 1/2 x38+2 = 21 cm


C-G : lingkar badan +4+1/4= 90+4+1/4 (cara menghitungnya tambahkan dulu 90 dengan 4 baru dibagi 4 dan ditambah 1)


A-D : 1/6 lingkar leher + 1 cm = 1/6x 36 +1


A-E : A-D + 1/2 cm


D-Y : lebar bahu


Y-I : 3 atau 3 1/2 cm ( dari Y ke I itu turun 3 atau 3 1/2)


C-F : 1/3 A-C


F-H : 1/2 lebar dada


B-K : C-G






cara menggambar untuk pola depan. selalu dahulukan dengan membuat garis bebas vertikal kemudian tentukan dua titik dimana titik pertama diberi nama A dan titik ke dua diberi nama B, dan panjang dari A-B sama dengan panjang punggung.ingat selalu keterangannya, jika anda benar-benar mengikuti rumus dan tabel ukuran, maka anda pasti bisa menggambarnya. selamat mencoba! berikut adalah rumus pola bagian belakang:


2. Pola bagian belakang


A-B : panjang punggung


A-C : 1/2 panjang punggung+2 cm


C-E: lingkar badan+4 cm-1/4


A-L : 2 cm-2 1/2 cm (untuk pola bagian belakang dinaikan 2-2 1/2 cm)


L-D : 1/6 lingkar leher +1 cm


D-Y : lebar bahu


Y-I : 3- 4 cm


C-F : 1/3 C-L


F-H : 1/2 lebar punggung


B-K : C-E






untuk memulai gambar, sama seperti membuat pola badan depan buat gari bebas vertikal terlebih dahulu, baru tentukan letak panjang punggungnya. untuk contoh gambar ada di bawah:













untuk belakang:

















POLA DASAR DENGAN KUPNAT






pola depan













pola belakang













baiklah hari ini saya ingin menambahkan pola dasar di atas di tambah kupnat.. begini rumusnya.buatlah titik tengah antara b dan k dengan memulai pengukuran dari titik b ukurannya 1/10 lingkar pinggang. jika lingkar pinggang yang ada pada penjelasan di atas 70, maka 1/10 dari 70 adalah 7 cm, ukur dari B sepanjang 7 cm kemudian beri tanda dan namakan titik Q,dari Q beri jarak 3 cm dan bubuhi tanda lagi, lalu namakan tanda itu titik R antara Q dan R kita bagi dua,sehingga menghasilkan sebuah titik tengah, dari titik tengah itulah kita tarik ke atas sepanjang 12 cm garis lurus, dan jangan lupa tandai titik tempat perhentian dengan nama O, baru dari O ini kita tarik lagi garis untuk mempertemukan antara R-O dan Q-O. selanjutnya menaikan posisi siluet pinggang, dari titik K ukur sebanyak 2 cm dan beri tanda S kemudian dari titik S naik 2 cm dan beri tanda T, setelah itu pertemukan antara R-T dan G-T






untuk rumus pola dasar kupnat:






B-Q: 1/10 lingkar pinggang


Q-R: 3 cm (lebar kupnat)


R-O: 12 cm


K-S: 2 cm


S-T: naik 2 cm











macam-macam kain I


sebagai seorang penjahit pemula kerap kali kita dibuat bingung dengan bahan kain apa yang cocok untuk dibuat pakain.saya pun demikian pada awalnya, karena begitu bodohnya saya soal memahami jenis-jenis kain yang ada pada saat ini, membuat saya sulit untuk memutuskan bahan kain apa yang cocok untuk membuat rok span, rok a line,atau pun blazer,tak ayal, saya sering memilih katun meski sebenarnya barang yang saya jahit sebenarnya tidak cocok untuk menggunakan bahan katun, contohnya saja saya pernah membuat rompi dengan bahan katun bertekstur tipis, alhasil malah jadi seperti dalaman, bukan rompi dikenal secara umum. tergerak dari pengalaman saya itulah saya berinisiatif menulis macam-macam kain yang ada pada saat ini, baik itu jenis kain non nusantara maupun kain nusantara.karena jenis kain begitu banyak, maka saya harus membaginya dalam beberapa sesi materi, untuk saat ini saya hanya menuliskan 1 jenis kain dahulu karena penjelasan untuk tiap kain cukup panjang.jadi selamat membaca dan memahami jenis-jenis kain.



























1. satin


satin dikenali sebagai kain yang permukaannya mengilap dan bagian belakangnya suram.kilap satin berasal dari bahan sutra yang digunakan. cara penenunannya, dan proses penggilingan setelah satin selesai ditenun. teknik penenunnya yang khas mengakibatkan adanya jalinan yang sangat minim pada kain. pada proses penenunan tekstil lainnya termasuk sutra, warp (benang lungsi, filamen yang memanjang) dan weft (benang pakan filamen yang membujur) saling berselang-seling secara bergantian di permukaan. filamen adalah benang halus yang digunakan untuk membuat kain.proses menenun satin disebut khas, karena hanya warp dari filamen sutralah yang muncul dipermukaan, sementara weft sama sekali tersembunyi. mengapa demikian? karena warp melompati 8 weft (atau lebih) lalu turun satu weft, naik dan melompati 8 weft lagi dan seterusnya. hasilnya adalah permukaan yang rata dan halus. ketika baru keluar dari alat tenun, satin kelihatan berserat. barulah setelah digiling di silinder metal yang hangat, satin mendapat bentuk akhirnya yang licin mengilap, sekaligus lebih ketat dan awet.


weft pada satin biasa terbuat dari filamen katun atau linen. bisa saja satn dibuat warp maupun weft berbahan sutra. hasilnya adalah satin berkualitas sangat baik, yang kedua sisinya mengilap, seperti satin de Lyon.






satin, serba guna dan aneka ragam


satin biasa digunakan untuk busana. selain untuk gaun pesta, gaun pengantin,dan lingerie, satin juga dimanfaatkan untuk jaket bisbol, celana atlet, celana boxer, kemeja, dasi. dan jangan dilupakan, ada begitu banyak tas, khususnya yang berbentuk clutch (tas genggam) yang dibuat dari satin. juga sepatu, tidak hanya sepatu balet melainkan high heels karya desainer duni yang tingginya belasan sentimeter. berikut ini beberapa jenis satin:


satin duchesse digunakan untuk busana, dan sangat disukai sebagai bahan gaun pengantin.satin ini agak berat, kaku dan mengilap di sisi luarnya saja.


satin faconne atau satin jacquard adalah jenis satin berpola. bisa saja bergaris-garis, bermotif paisley, atau desain lainnya. satin ini muncul dalam beraneka berat dan kualitas, tapi cenderung lebih lembut dan lentur ketimbang duchesse.


satin slipper sesuai namanya, digunakan sebagai bahan pembuat sepatu. bahan ini bisa dicelup hingga berwarna serasi dengan gaun yang dipakai gadis-gadis ke prom night(pesta kelulusan SMU), atau pengiring pengantin. sepatu balet juga dibuat dari jenis satin slipper.


satin delustered yang juga disebut peau de soie (kulit sutra), adalah satin yang ringan. satin ini tidak memiliki kilau yang biasa diasosiasikan dengan satin, kilauannya suram saja. kelebihannya, ia tidak memiliki sisi baik dan buruk, jadi bisa digunakan sisi yang mana saja.


satin damask adalah satin sutra dengan desain floral yang rumit. seringkali berhiaskan pola timbul dari bahan beludru yang muncul di atas dasar satin


satin cloth adalah bahan wol Prancic yang dibuat dengan tenunan ala satin, dan memiliki sisi luar yang halus.kain yang beraneka warna ini biasa digunakan untuk gaun wanita, kuat lagi awet. lebarnya hanya sekitar 70 sentimeter, dan dikenal juga dengan nama Prancis, satin de laine.


lain-lain jenis satin lainnya adalah sateen dan satinet,sateen adalah kain mengilap yang menggunakan weft dari bahan katun atau rayon sedangkan satinet adalah jenis satin yang sangat tipis, biasanya terbuat seluruhnya dari filamen sutra.






MERAWAT SATIN






cuci gaun satin dengan tangan,agar kehalusannya terjaga


cuci dengan air dingin dan detergen lembut. air pana akan membuat satin menciut sampai 20%


rendam dalam ember berisi detergen lembut selama lima menit,agar larutan detergen dapat menyedot debu dan kotoran. lalu peras untuk mengeluarkan busa dan sabun. kemudian bilas dengan air dingin.


jangan digilas, karena akan mempengaruhi kehalusan satin, juga membuatnya mulur.


setelah mencucinya, jangan keringkan didalam pengering. beber gaun satin secara merata di handuk, gulung handuk, dan tekan-tekan untuk mengeluarkan sisa air. lalu buka gulungan handuk, letakkan gaun satin di atas handuk lainnya agar mengering pelan-pelan. jauhkan satin dari cahaya matahari.


gaun satin tidak perlu disetrika dengan panas tinggi. setrika saja bahan halus ini dengan setrika dingin atau hangat.


simpan satin ditempat sejuk dan kering


satin yang sangat halus sebaiknya dicuci dengan sistem dry clean di laundry.


baiklah segitu dulu penjelasan saya tentang jenis kain satin, sampai jumpa dengan materi berikutnya yakni jenis kain sifon.






disarikan dari fashionPro magazine.(kumpulan artikel kain)























AnneAhira.com Hobi Sulam dan Jahit Jahit Baju


Mudahnya Belajar Menjahit






Ilustrasi belajar menjahit






Sebuah mahakarya yang luar biasa nan spektakuler dari manusia adalah terciptanya sebuah pakaian. Dengan pakaian manusia mampu menutupi apa yang sepantasnya ditutupi. Dengan pakaian mampu membuat badan menjadi hangat. Dan pakaian pulalah kita bisa tampil lebih cantik dan rupawan. Pakaian berasal dari proses jahit-menjahit maka tidak ada salahnya jika kita belajar menjahit.






Rasanya kehidupan kita tidak bisa berjalan tanpa adanya aktivitas menjahit. Paling tidak, pakaian yang kita kenakan adalah sebuah produk dari aktivitas menjahit.






Berarti, semua manusia di dunia ini, tanpa kecuali, tidak akan lepas dari produk bernama pakaian. Jika sudah begitu, apakah Anda hanya diam saja saat pakaian Anda, pasangan Anda, anak-anak Anda, atau siapapun yang dekat dengan Anda rusak atau robek?






Tentu tidak. Kendati Anda begitu mudah mendapatkan penggantinya, namun adakalanya nilai sejarah atau harga pakaian yang bersangkutan akan membuat Anda berpikir untuk memperbaikinya. Dan cara memperbaikinya tentu saja hanya ada satu jalan, yaitu menjahitnya. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi untuk memulai belajar menjahit.






Proses belajar menjahit tidaklah sulit. Jikalau berbicara secara gampangan maka dalam belajar menjahit hanyalah terdiri memotong dan menisik kain sehingga menjadi baju. Yang dibutuhkan sebenarnya hanyalah kesabaran dan ketekunan serta ketelitian dari penjahit agar kain yang telah dipotong sesuai dengan hasil yang diharapkan.






Semua hal di dunia ini bisa kita pelajari asalakan ada niat dan tekad yang kuat dalam diri kita. Kebanyakan orang hanyalah memiliki niat tetapi tidak memiliki tekad yang kuat untuk belajar. Ibarat sebuah slogan yang ada di masyarakat yang mengatakan “ingin kaya tapi tidak mau kerja”. Tentunya ini adalah hal yang mustahil.






Semua orang yang berhasil selalu melalui rintangan dan cobaan. Keberhasilan melalui rintangan tersebutlah yang menjadikan orang tersebut sebagai orang yang sukses atau berhasil. Tidak mudah putus asa juga menjadi faktor penting dalam setiap usaha. Oleh karena itu, dibutuhkan tekad yang kuat dari seseorang untuk belajar menjahit.






Belajar menjahit tidaklah sulit tetapi mudah. Walaupun mudah tetapi tidak semua orang memiliki tekad dan niat yang kuat untuk belajar menjahit. Hal inilah yang menyebabkan mengapa tidak semua orang bisa menjahit dan mengapa menjahit menjadi sulit.





Dua Cara Menjahit






Menjahit bisa Anda lakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara manual atau dengan menggunakan mesin jahit. Untuk beberapa hal yang sangat sederhana, seperti memasang badge seragam anak sekolah, Anda bisa menjahitnya secara manual. Akan tetapi, jika lebih dari itu, tentu Anda harus menggunakan mesin jahit yang hasil jahitannya jauh lebih rapi dan lebih cepat.






Menjahit itu mudah. Hal yang perlu Anda ketahui pertama kali adalah:






mengenal perangkat-perangkatnya,


mempersiapkan mesin jahit,


mengetahui berbagai permasalahan yang ada pada mesin jahit,


mengenal aksesoris pakaian,


mengenal jenis jahitan,


mengenal istilah-istilah jahit,


pengetahuan membuat pola,


dan mungkin pengetahuan membuka usaha jahitan.


Perangkat Menjahit






Beberapa perangkat jahit yang perlu Anda ketahui sebenarnya sederhana dan mudah (apalagi jika Anda hanya ingin menjahit secara manual), yaitu hanya jarum, benang, dan gunting.






Akan tetapi, jika ingin lengkap dan detail, ada juga jarum jahit tangan, jarum mesin jahit (dengan berbagai ukuran yang ditunjukkan dengan nomor), jarum mesin obras, jarum pentul, bidal, bantalan jarum, rader, kertas karbon, kaca pembesar plastik, alat untuk memasukkan benang, kapur, pita ukur, gunting benang, gunting kain, gunting kertas, pendedel, dan pinset lengkung.






Menjahit dengan cara manual sangat tidak disarankan karena selain hasil kerja yang lama biasanya tidak serapi ketika kita menggunakan mesin jahit. Jika alas an menjahit manual karena tidak memiliki mesin jahit maka yang bisa dilakukan adalah dengan membeli mesin jahit bekas.






Beli mesin jahit bekas merupakan alternatife bagi anda yang berkantong cekak tetapi tetap ingin belajar menjahit. Belinya bisa di pasar-pasar loak atau tukang rombengan atau pengepul sampah rumah tangga. Biasanya harganya relatif murah dibandingkan dengan beli baru. Bisa kurang dari separuh jika dibandingkan dengan beli baru.






Mesin jahit bukanlah mesin yang ribet atau ruwet. Jadi walaupun membeli yang bekas anda tidak perlu khawatir akan kebandelannya. Disarankan untuk membeli yang sudah bisa langsung dipakai, namun jika terpaksa membeli yang tidak bisa langsung dipakai silahkan bawa ke tukang perbaikan mesin jahit. Jika tidak ada penggantian onderdil yang mahal maka uang tambahan yang akan dikeluarkan relatif sedikit.






Jika Anda ingin belajar menjahit dengan menggunakan mesin jahit, kenalilah mesin jahit dan bagian-bagiannya. Hal ini untuk memudahkan Anda untuk mengoperasikannya. Kenali pula mesin obras yang digunakan untuk mengobras pakaian (yang hasilnya tentu sangat berbeda dengan jahitan biasa.






Dengan menggunakan mesin obras maka bagian dalam pakaian bisa terlihat lebih rapi. Selain itu, keawetan jahitan juga bisa terjaga. Maka tidak ada salahnya jika setelah selesai menjahit hendaknya dilakukan pengobrasan pada pakaian yang telah jadi tersebut.






Obras adalah merapikan dan mengunci benang kain bagian dalam agar tidak lepas), termasuk bagaimana cara memilih dan memasang jarum, memasang benang jahit, memasang benang obras, menyetel tegangan benang, dan menyetel jarak jahitan. Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana Anda merawat mesin jahit itu agar selalu stand by saat akan digunakan.






Aksesoris Pakaian






Pakaian atau baju akan telihat lebih cantik jika ditambah dengan pernak-pernik aksesorisnya. Penambahan pernak-pernik aksesoris juga harus dilakukan dengan tepat karena jika tidak maka bisa menambah pakaian menjadi semakin tidak sedap dipandang.






Aksesoris pakaian yang perlu Anda ketahui adalah mengenal pita, renda, atau biku-biku yang biasa digunakan sebagai pemanis pakaian wanita dan anak-anak, bisban yang merupakan hiasan/list pada tepi pakaian dan cara menjahitnya, kancing kemeja, kancing cetet, kancing kait, reshluiting (termasuk jenis-jenisnya),padding (bantalan bahu), viselin, kain keras, busa, karet elastik, gesper, dacroon (untuk mengisi pembuatan bedcover, selimut, atau tas kain), rib (bahan kaos untuk ujung tangan/celana agar melekat erat), perepet dan mute.






Jenis Jahitan






Ada beberapa jenis jahitan yang perlu Anda ketahui, yaitu:






Jelujur, jahitan lurus berselang-seling untuk menyatukan dua kain.


Som, jahitan untuk mengunci lipatan kain.


Tusuk feston, jahitan untuk merapikan pinggiran kain supaya benangnya tidak lepas.


Tisik, jahitan dengan arah bolak-balik untuk menambal kain yang berlubang.


Quilt, jelujur atau jahitan mesin untuk menekan busa pada lapisan kain sehingga memberikan efek timbul pada permukaan kain.


Istilah dalam Menjahit






Beberapa istilah jahit yang perlu Anda ketahui dan pasti akan sering Anda temukan adalah:






Neci/Zig zag, merapikan dan mengunci benang kain bagian luar dengan kerapatan benang yang sangat padat.


Kupnat, lipatan pakaian bagian dalam yang dijahit memanjang untuk memberikan efek lekuk yang bagus.


Rimpel/Ploy, lipatan kain yang umumnya ada pada rok.


Opnesel, variasi pada pakaian berupa lipatan-lipatan kecil memanjang yang dijahit dari luar.


Smock, variasi pada pakaian berupa barisan kerutan yang dijahit dengan menggunakan benang elastik.


Membuka Usaha Jahitan






Lalu, bagaimana jika Anda ingin membuka usaha jahitan? Sebenarnya cukup mudah asal Anda sudah mengetahui dan menguasai semua teori dan praktek yang telah disebutkan di atas. Hal yang perlu Anda perhatikan saat membuka usaha ini adalah:






Menawarkan jasa secara intensif, bisa dimulai dengan menerima jasa jahitan secara gratis untuk 10 pelanggan pertama, misalnya. Teknik promosi usaha yang seperti ini biasanya sangat efektif. Walaupun secara hitungan awal kita nampak merugi tetapi sebenarnya kita telah menanam benih-benih keuntungan. Dan ketika waktu panen tiba, maka anda jangan terkejut jika pelanggan akan membludak.


Menentukan tarif yang sesuai dengan cara mengetahui pasaran yang umum pada tukang-tukang jahit di sekitar Anda.


Memiliki buku pola dan kelengkapannya, sebagai panduan bagi Anda untuk memudahkan mengerjakan pesanan.


Berlangganan majalah atau buku mode.


Belajar mengenal tubuh dan cara mengukur dengan tepat, termasuk mengetahui mode-mode terkini.


Merekrut pegawai jika ternyata usaha jahit Anda mengalami kemajuan yang pesat.


Menyediakan buku arsip keuangan pegawai, faktur, dan label.


Dan yang tidak kalah pentingnya adalah alat gosok/setrikaan yang berfungsi merapikan pakaian dan packaging/kemasan sebelum diserahkan pada pelanggan.